Selasa, 09 September 2014


AYAM KETAWA
 Manu gaga itulah sebutan orang Sulawesi Selatan. Ayam Ketawaberasal dari Kabupaten Sindrap, Sulawesi Selatan. Ketika itu Ayam Ketawa dijadikan sebagai hewan peliharaan yang dipeliharaan oleh kaum bangsawan Bugis sebagai symbol status social atas kesuksesan, dan keberaniannya.

Ayam ketawa dijadikan sebagai ayam hias. Suara kokoknya sangat khas yaitu  terdengar tergagap-gagap mirip seperti suara orang yang sedang tertawa ngakak. Sebagai salah satu ayam buras asli Indonesia, ayam Ketawa masuk dalam kategori unggas yang keberadaannya langka dan hampir punah.



Namun saat ini mulai banyak yang memelihara secara intensif guna diikutkan dalam kontes kejuaraan khususnya di daerah kabupaten Sidrap. Hal ini atas inisiatif pemerintah kabupaten Sidrap agar ayam Ketawa tidak punah dengan mengadakan kontes ayam ketawa dan penyuluhan.  Hasilnya sangat positif terhadap kelestarian Ayam Ketawa. Harga ayam ketawa terus merangkak naik apalagi jika sudah pernah menjadi juara dalam kontes, maka harga bisa melambung tinggi.

Ciri-Ciri Ayam Ketawa Adalah : 
  • Tubuh terlihat sedang seperti ayam kampung
  • Bulu berwarna terdiri dari kombinasi warna merah, hitam, putih, kuning, hijau dan terdapat bintik-bintik
  • Paruh dan Kaki berwarna kuning
  • Mengasilkan telur sekitar 11-13 butir per periode
  • Bobot dewasa baik jantan dan betina berkisar 1,5 -  2,5 Kg

Pengolahan Susu Kambing Etawa

Pengolahan Susu Kambing Etawa


Proses pengolahan susu kambing etawa dilakukan dengan proses pasteurisasi yang  dapat dilakukan dengan memanaskan air susu kambing pada suhu +65 C selama kurang lebih 10 s/d 15 menit agar dapat membunuh bakteri yang merusak kahasiat dan manfaat susu kambing, setelah seleseai pemanasan lalu air susu kambing etawa didinginkan secepatnya dengan tujuan menghambat pertumbuhan bakteri dan melalui proses pasteurisasi air susu kambing dapat disimpan selama 5 s/d 10 hari dengan kualitas tetap baik, susu kambing etawa bubuk organik banyak dibuat oleh industri rumah tangga yaitu dengan memanaskan air susu kambing dan ditambah gula pasir 20 s/d 50% dari berat air susu. pengadukan dilakukan selama pemanasan hingga mengental dan membentuk butiran - butiran kristal dan utiran kristal tersebut diblender ( di hancurkan ) menjadi lembut sehingga menjadi susu kambing etawa bubuk dan bahan pembuat rasa dan aromanya dapat ditambah ketika proses pemanasan air susu kambing seperti gula, jahe, madu, telur, kopi, gingseng, strobery dan coklat dan lain sebagainya sesuai keinginan, hasil dari susu kambing etawa bubuk yang dihasilkan tadi dapat di simpan sehingga dapat bertahan hingga 10 s/d 12 bulan lamanya.
sumber http://www.etawaagroprima.com/berita/29-pengolahan-susu-kambing-etawa.html

Greeting

This is my new blog. I hope you like it and Enjoy it .. thanks